Zeronald08’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

apa itu WEB

 

WEB

 

Web adalah suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI).

Cara kerja web

  • Sebuah halaman Web diakses dengan cara menuliskan URLnya atau mengikuti link yang menuju kepadanya, menggunakan browser Web

    • URL menunjukkan lokasi dokumen yang dikelola oleh sebuah server Web

    • URL diubah menjadi alamat IP server Web ybs

    • Browser kemudian mengirimkan request http ke server Web

    • Server Web akan menjawab dengan memberikan dokumen yang diminta, dalam format HTML

 

 

  1. WEB 1.0

Web 1.0 adalah generasi pertama dari website di internet. Pada tipe ini pengunjung hanya dapat membaca konten yang ada di website tersebut. Contohnya membaca berita. Jadi web tipe ini terlihat seperti papan pengumuman di dunia maya. Seluruh konten yang menghiasi web itu sepenuhnya berada di tangan admin. Web 1.0 secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif . Sifat web 1.0 adalah read.

 

  1. Web 2.0

Web 2.0 merupakan istilah yang dicetuskan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004, untuk mendefinisikan generasi baru layanan berbasis web, yang menitikberatkan pada kolaborasi online antar penggunanya.

Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut:

Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut. Salah satu aturan terutama adalah: Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut

Web 2.0 merupakan pengembangan dari web 1.0. Tidak seperti web 1.0 yang penggunanya hanya dapat membaca konten yang ada di web itu. Pada tipe 2.0 ini pengguna diberi kebebasan untuk memberi komentar pada konten yang terdapat di web tersebut. Didalamnya terdapat guest book, polling, komentar dan sebagainya. Era Web 2.0 ini memiliki beberapa ciri mencolok yaitu share, collaborate dan exploit . Web 2.0 hadir seiring maraknya pengguna blog, Friendster, Myspace, Youtube dan Fickr. Jadi disini kehidupan sosial di dunia maya benar-benar terasa. Era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.

Ciri – Ciri Web 2.0

  1. Rich User Interface

Web 2.0 mempunyai interface yang mirip dengan aplikasi desktop. Contohnya saja Yahoo! Mail yang mirip Outlook Express, atau Meebo yang membuat Yahoo! Messenger berbasis web. Untuk membuat website seperti aplikasi desktop, pada Web 2.0 mengimplimentasikan AJAX untuk mengirim dan request data ke server. AJAX yang menggabungkan HTML, CSS, JavaScript, dan XML merupakan sesuatu yang mempunyai peranan sangat penting dalam pengembangan Web 2.0. Dengan AJAX banyak sekali inovasi-inovasi baru bermunculan semakin menambah kemudahan dan kecepatan dalam mengakses sebuah web. Kecepatan disini dapat diartikan karena kemudahannya dalam menampilkan data. Hanya bagian-bagian tertentu saja yang diminta oleh user yang ditampilkan, tanpa harus me-load seluruh halaman.

  1. Partipasi User

Dalam Web 2.0 partisipasi user sangat di tonjolkan. Contohnya saja Flickr dan Wikipedia. Kedua situs tersebut seluruh contentnya berasal dari user dan user dapat melihat content yang dibuat oleh user lain.

  1. Dynamic Content

Content dalam Web 2.0 selalu berubah atau sering diupdate. Contohnya saja Wikipedia yang contentnya selau berubah .

  1. Valid Markup

Web 2.0 harus mengikuti Web Standars atau harus memiliki sintaks yang benar sesuai standar dari W3C.

 

Mengutip dari What Is Web 2.0 oleh Tim O’Reilly, bahwa Web 2.0 memiliki ciri atau karakteristik, yang pertama adalah

  1. Web as Platform, Web 2.0 berperan sebagai platform bagi aplikasi. Dimana web akan dijadikan sebagai tempat bekerja. Mengetik dokumen, perhitungan keuangan, membuat presentasi atau menonton video dilakukan hanya melalui sebuah web browser. Google merupakan salah satunya.

  2. Harnessing Collective Intelligence, yaitu pemanfaatan pengetahuan secara kolektif (bersama, saling berbagi). Dimana peran serta para user sangat penting sekali untuk membangun sebuah Collective Intelligence. Contohnya sudah sangat jelas sekali seperti Wikipedia, sebuah ensiklopedia berbasis web yang disusun secara bersama dari seluruh pengguna internet di seluruh dunia, yang sekarang bahkan sudah tersedia dalam bahasa Indonesia.

  3. Data is the Next Intel Inside. Berhubungan dengan siapa yang membuat data. Dimana fungsi data sebagai pengendali utama. Seperti tanda copyrights pada beberapa apilkasi map server berbasis web seperti maps.yahoo.com, maps.msn.com, atau maps.google.com maka akan terlihat NavTeq pada bagian copyrights dibawah.

  4. End of the Software Cycle. Dapat dipahami kedepannya para pengembang software akan beralih kepada aplikasi berbasis web. Para user hanya cukup membuka web browser, dan mengerjakan pekerjaan dengan aplikasi berbasis web. Produk tidak lagi diperlukan dalam hal ini, tapi layanan (service) adalah sesuatu yang dijadikan sebagai kompetisi.

  5. Lightweight Programming Model. Model program yang ringan, dimana sebuah design dari program dituntun kemudahannya, agar dapat digunakan oleh aplikasi lain. Contohnya adalah RSS atau Syndication. Syndication merupakan suatu cara agar orang dapat mengetahui dan membaca isi dari website kita tanpa menunjungi website kita. Syndication biasanya berbentuk RSS yang dapat dibaca menggunakan RSS reader atau ditampilkan pada website dengan CSS.

  6. Software Above the Level of a Single Device. Dimana sebuah software tidak lagi terbatas pada suatu perangkat tertentu. Lagi-lagi disini ditekankan bahwa web sebagai platform yang dapat menjalankan aplikasi-aplikasi yang biasa dilakukan user pada PC platform.

Teknologi Web 2.0

<!–[if !supportLists]–>1. <!–[endif]–>Ajax

Ajax (Asynchronous JavaScript and XML) merupakan bahasa pemrograman yang memanfaatkan JavaScript dan XML. Dengan Ajax web akan menjadi lebih interaktif dan lebih mudah diakses. Dengan Ajax kita tidak perlu meload semua halaman website jika ingin mengetahui perubahan suatu bagian dalam halaman web. Contohnya saja jika kita menggunakan Yahoo! Mail Beta, jika kita meklik suatu email maka yang akan berubah hanyalah bagian untuk menampilkan isi email saja.

Keuntungan :

Dengan Ajax Web akan dapat menyerupai aplikasi desktop, sehingga lebih interaktif.

Kerugian :

  1. Karena menggunakan JavaScript, maka kemungkinan terjadi error sangat tinggi, untuk itu perlu dilakukan pengujian pada berbagai macam platform yang berbeda.

  2. Ada sebagain orang yang mendisable JavaScript pada browsernya untuk alasan an security, hal ini dapat menyebabkan Ajax tidak berjalan..

  3. Jika kita menggunakan Ajax, maka pengunjung situs kita tidak akan bisa menggunakan tombol Back pada Browser.

Teknik yang digunakan

  • Cascade style to untuk bahan isi dan presentasi

  • Falksonomi (metoda penandaan content dimana dengan konsep ini dimunculkan kata-kata yang berkaitan dengan content tersebut).

  • XML

  • Teknik Aplikasi Internet

  • HTML dan XHTML (eXtensible HyperText Markup Language).

  • Weblog-publishing tools

  • Wiki atau forum software,dll

 

 

Perbedaan Web 1.0 dan Web 2.0 :

  • Yang menjadi kunci perbedaan dalam Web 2.0 dan Web 1.0 adalah keterbatasan pada Web 1.0 yang mengharuskan pengguna internet untuk datang ke dalam website tersebut dan melihat satu persatu konten di dalamnya.

  • Sedangkan Web 2.0 memungkinkan pengguna internet dapat melihat konten suatu website tanpa harus berkunjung ke alamat situs yang bersangkutan.

  • Kemampuan web 2.0 dalam melakukan aktivitas drag and drop, auto complete, chat, voice dapat dilakukan layaknya aplikasi desktop.

  • Pada Web 1.0 masih mengandalkan Administrator dari web untuk mengurusi content dari web, tetapi pada Web 2.0 Content website di tentukan oleh partisipasi dari pengguna website.

 

Perbandingan di bawah ini dibuat dari berbagai sumber agar dapat menjelaskan perbedaan antara Web 1.0 dengan Web 2.0 dengan lebih sistematis.

No. Perbandingan  Web 1.0    Web 2.0

2  

3

4

5

6

7

8

9

 

Perilaku pengguna

Pelaku utama 

Hubungan dengan server 

Bahasa pemrograman

Pola hubungan penerbit-pengguna

Pengelolaan konten

Penayangan berbagai kanal informasi

Hubungan antar pengakses  

Sumber konten

Membaca

Perusahaan

Client-server

HTML

Searah 

Taksonomi/direktori

Portal

Tidak ada

Penerbit/pemilik situs 

 

Menulis

Pengguna/Komunitas

Peer to peer
XML
Dua arah/ Interaktif
Folksonomi/penanda/tag RSS/Sindikasi

Berjejaring

Pengguna

 

 

  1. Web 3.0

Web 3.0 memiliki ciri-ciri umum seperti suggest, happen dan provide. Teknologi web generasi ketiga ini merupakan perkembangan lebih maju dari Web 2.0 dimana disini web seolah-olah sudah seperti kehidupan di alam nyata. Jadi, disini web seolah-olah sudah seperti asisten pribadi kita/ intelektualitas buatan (Artificial Intelegence). Web mulai mengerti kebutuhan kita dengan bisa memberi saran atau nasehat kita, menyediakan apa yang kita butuhkan. Dengan menggunakan teknologi 3D animasi, kita bisa membuat profil avatar yang sesuai dengan karakter, kemudian melakukan aktivitas di dunia maya seperti layaknya di dunia nyata. Kita bisa berjalan-jalan, pergi ke mall, bercakap-cakap dengan teman yang lain. Ya, Web 3.0 adalah dunia virtual kita. Aplikasi – aplikasi online dalam website dapat saling berinteraksi. Kemampuan interaksi ini dimulai dengan adanya web service. WEB Service..? web service adalah aplikasi yang dapat diakses oleh aplikasi yang lain, mampu menyimpan data dalam bentuk XML, serta dapat diakses oleh multi platform.

Teknologi WEB 3.0

  • SOAP (Simple Object Access Protocol) adalah standar untuk bertukar pesan-pesan berbasis XML melalui jaringan komputer atau sebuah jalan untuk program yang berjalan pada suatu sistem operasi (OS) untuk berkomunikasi dengan program pada OS yang sama maupun berbeda dengan menggunakan HTTP dan XML sebagai mekanisme untuk pertukaran data.

  • REST (representational state transfer atau transfer keadaan representas), adalah suatu gaya arsitektur perangkat lunak untuk untuk pendistibusian sistem hipermedia seperti WWW.

  • WSDL adalah format XML yang diterbitkan untuk menerangkan webservice. WSDL mendefinisikan:

    •  
      • pesan-pesan (baik yang abstrak dan kongkrit) yang dikirim ke dan menuju web service

      • koleksi-koleksi digital dari pesan-pesan (port type, antarmuka)

      • Bagaimana port type yang ditentukan dijadikan wire protokol

di mana servis ditempatkan.

  •  
    • WDDX (Web Distributed Data eXchange), adalah mekanisme pertukaran data dari lingkungan yang berbeda .

 

Source :

 

 

Oktober 23, 2008 - Ditulis oleh zeronald08 | PTI-2008, WEB | , , , , | 1 Komentar

1 Komentar »

  1. wag,,,artikelna pas bgd ,,,
    kebetulan w ge ad tugas bwt resume perbedaan web1 n web2..

    sekaligus suruh cari…perbedaan khusus aplikasi yg ad di web1 nweb2 ney,,,

    bisa bantu gag..plzzz

    bdw,,,thanks banget y…

    (>_<)

    Komentar oleh noky | Maret 13, 2009


Tinggalkan komentar