DEFINISI OPEN SOURCE. . . .
APA ITU OPEN SOURCE. . . . ??
Free/Open Source Software (FOSS) atau perangkat lunak bebas dan open source (PLBOS) telah menjadi sebuah fenomena internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, FOSS mengalami perubahan besar dari sebuah kata yang relatif tidak dikenal menjadi sebuah kata popular terbaru.
“Menurut David Wheeler, secara umum program yang dinamakan free software (perangkat lunak bebas) atau open source software (perangkat lunak sumber terbuka) adalah program yang lisensinya memberi kebebasan kepada pengguna menjalankan programuntuk apa saja, mempelajari dan memodifikasi program, dan mendistribusikan penggandaan program asli atau yang sudah dimodifikasi tanpa harus membayar royalti kepada pengembang sebelumnya.” (Sumber: http://www.dwheeler.com/off_fs_why.html).
Jadi Open source software adalah istilah yang digunakan untuk software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut. Dan yang menarik dan salah satu keunggulannya adalah bahwa Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Dengan kata lain, Open Source Software (OSS) atau Perangkat Lunak Sumber Terbuka dapat didefinisikan sebagai perangkat lunak komputer yang kode sumbernya yang tersedia di bawah hak cipta lisensi yang memenuhi definisi Open Source.
Definisi Open Source memiliki syarat sebagai berikut:
- Distribusi Ulang Gratis
- Menyertakan Kode Sumber
- Kerja Turunan
- Integritas Penulis Kode Sumber
- Tak Ada Diskriminasi terhadap Pribadi atau Golongan
- Tak Ada Diskriminasi terhadap Bidang atau Usaha Tertentu
- Melampirkan Lisensi Distribusi
- Lisensi Tidak Spesifik untuk Satu Produk
- Lisensi Tidak Membatasi Perangkat Lunak Lain
- Lisensi Harus Netral terhadap Teknologi
Keberadaan open source software ini sangat ditunjang oleh internet. Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet. Mula-mula Open source software diambil dari internet kemudian digunakan oleh orang dan diperbaiki apabila ada kesalahan. Hasil perbaikan dari open source ini kemudian dipublikasikan kembali melalui internet yang memungkinkan orang lain menggunakan dan memperbaikinya. Dan begitulah seterusnya.
Pengembangan open source software melibatkan banyak orang dari berbagai penjuru dunia yang berinteraksi melalui internet. Maka bermunculanlah berbagai macam software yang dibuat berbasis open source ini yang dipublikasikan melalui internet. Pola open source ini telah melahirkan developer-developer handal dari berbagai penjuru dunia.
Dengan pola open source orang dapat membuat dan mengembangkan apa yang disebut dengan free software. Software ini dapat digunakan tanpa perlu membayar lisensi atau hak cipta karena memang dikembangkan dengan pola open source. Jadi, dengan pola open source orang dapat mengembangkan software dan mempublikasikannya dengan bebas melalui internet. Maka tidak heran apabila kita akan banyak menemukan free software ini di internet dan bisa secara bebas mendownloadnya tanpa perlu membayar uang sepeser pun kepada pengembang software tersebut.
Free software disini juga bukan program kacangan. Anggapan bahwa barang yang gratis jelek kualitasnya tidak berlaku buat free software. Karena sudah terbukti kehandalannya. Dan karena free software berbasis open source maka software tersebut sudah melalui proses perbaikan yang terus menerus. Jadi tidak ada alasan tidak mau menggunakan free software ini dengan alasan kualitasnya yang tidak baik.
Dengan karakteristik yang telah disebutkan di atas maka tidak salah apabila kita menaruh harapan pada open source ini sebagai platform alternatif yang bisa kita gunakan dalam komputer kita. Penerapan pola open source di Indonesia juga dapat menghilangkan pemakaian software komersial secara ilegal dan memungkinkan bangsa Indonesia dikenal karya ciptanya dengan ikut mengembangkan open source software.
Referensi :
http://organisasi.org/penjelasan-pengertian-open-source-software-dan-free-software
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Desember 2008 (8)
- Oktober 2008 (3)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS